Showing posts with label Jeddah. Show all posts
Showing posts with label Jeddah. Show all posts

Umroh Perdana dan Mandiri - Never Ending Journey to Reach His Blessings - part 7 Jeddah

Jeddah at the Corniche

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Welcome back to indahnuria.com and here we go again continuing our journey in Madinah and Makkah.


Izin ya melanjutkan cerita perjalanan umroh kami, tanggal 18-23 Mei 2025 yang telah lalu namun rasanya akan selalu kami kenang. As I have shared before, kami stay di Mekkah dan alhamdulillah, niat kami berdua untuk fokus ibadah, menikmati mataf yang memang dekat dari tempat kami menginap, dikabulkan dan dimampukan oleh-Nya.

berat rasanya meninggalkan Ka'bah 



Setelah 6 hari berada di Mekkah, akhirnya kami pun harus bersiap-siap kembali ke Jakarta. Berat rasanya hati untuk meninggalkan rumah-Nya, namun kami sadar bahwa kita harus kembali ke tanah air, kembali ke keluarga tercinta dan berbagai tanggung jawab yang kita miliki dan tentu saja seraya menyelipkan doa agar bisa segera kembali menjadi tamu-Nya.

Tanggal 23 Mei 2025,  kami pun check out dari Hotel Al Safwah Tower 1 usai sholat dzuhur, jadi sekitar jam 2 siang. Alhamdulillah kita bisa mendapat kesempatan untuk late check out. 


aneka barang yang bisa dibeli di Pasar Kakiyah

Kami dijemput teman - teman dari KJRI Jeddah dan on the way ke Jeddah, kami sempat mampir ke Pasar Kakiyah, yang digadang sebagai 'Tanah Abang' a la Mekah. Kami mampir ke tempat yang agak baru, bukan Pasar lamanya jadi memang seperti mall begitu. Berbagai barang oleh - oleh memang banyak yangg dijual grosiran, seperti siwak, aneka tasbih, gantungan kunci, magnet kulkas, bonek, lisptik, bahkan parfum, khususnya yang kecil - kecil. Jadi harganya memang lebih murah dari eceran di toko - toko suvenir di Mekah dan Madinah. Di sini juga ada Restoran Nusantara yang menjual makanan khas Indonesia. 

Saya dan suami tidak terlalu lama di Pasar Kakiyah, karena memang kami sudah cukup banyak belanja di Mekah dan Madinah sebelumnya. Namun demikian, kami sempat membeli sajadah yang bisa ditambahkan nama untuk tambahan saudara - saudara di tanah air, plus satu bax besar siwak, 2 boxes perfume oil dengan wangi musk, parfum tambahan 2 lusin tasbih, pouches kecil dan juga boneka onta untuk Nadine. Ternyata jadinya banyak juga yaaa hahaha. Dengan jumlah saudara dan teman yang cukup banyak di tanah air, saya dan suami jadi menambah belanjaan saat di pasar Kakiyah


you can also get this in Kakiyah Market

Well, di tanggal 23 - 24 Mei  2025, kami pun sepakat untuk eksplorasi Jeddah, melihat lebih banyak kota Jeddah yang penuh dengan berbagai peninggalan sejarah namun juga menjadi hub dari kehadiran berbagai warga negara asing, serta perwakilan negara yang memiliki kantor konsulat jenderalnya di sini. Kami menikmati jalan - jalan ditemani mba Vivi, istri rekan Joneri, diplomat handal teman kami yang sedang bertugas di KJRI Jeddah. 

foto sejenak di KJRI Jeddah


Alhamdulillah kami menyusuri promenade, atau Corniche, yang memnag cantik, bersih, dan well developed. Walaupun saat itu kami keluar di pagi hari dan matahari sudah lumayan terik, tapi kami menikmati suasana di Corniche. 


Saya yang mencintai laut menikmati sekali pemandangan di sepanjang pantai yang airnya jernih dan banyak ikan - ikan yang berenang di dalamnya. Saya juga bisa melihat dasar laut dengan jelas.


air lautnya jernih dan bersih ya!

jadi walaupun panas, kami tidak henti - hentinya berjalan dan berfoto di sana - sini, menikmati Corniche di kota Jeddah.


Selain itu, kami juga mengunjungi Al Balad, kota tua yang ada di Jeddah, sekaligus tempat belanja (lagi). Di sini kami menambah persediaan coklat, kurma, oleh - oleh kecil serta parfum! Untung koper masih muat dan alhamdulillah kami bisa membawa 3 x 30 kg barang! 


Siang hari setelah menikmati Corniche dan juga Al Balad, kami pun mampir ke restoran Indonesia yang ternayata memang banyak terdapat di sana. Kami mampir ke Restoran Garuda yang memang makanannya otentik karena pemilik dan chef-nya orang Indonesia. Menunya lumayan banyak dan semuanya enak. Kami memesah ikan goreng dan ayam goreng lengkap dengan nasi, sambal dan lalap. Plus tempe goreng dan bakwan. Sooo yummy, alhamdulillah. Sungguh penutup kunjungan ke Jeddah yang unforgettable.


Alhamdulillaaah perjalanan pulang ke Jakarta juga berjalan lancar. Kami sempat menikmati lounge Turkish airlines di terminal internasional Jeddah, juga di Istanbul. Dan kita landing di Jakarta disambut Obi, putri kami tercinta, dan mamaku. Masya Allah, bahagia pulang ke rumah dan betul - betul menjadi perjalanan yang mencerahkan jiwa kami. Semoga rezeki dan rahmat-Nya membawa kami kembali ke tanah suci segera ya. Aamin allahumma aamiin..

Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.