 |
| welcome to Ka |
Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
How's the start of 2026? Hope all is well ya teman - teman.
Di liburan awal tahun ini, seperti biasa kami The Frakarsas mencoba untuk menghabiskan waktu bersama. Ceritanya liburan bareng, mumpung Abang Bo lagi pulang ke Indonesia. Well, it becomes quite a tradition for us to spend some times together, whenever it's possible.
Karena cuaca yang kurang bersahabat awal tahun 2026 dan juga waktu cuti kami yang tidak banyak, akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke tempat yang tidak terlalu jauh dari Jakarta. Kami mencoba rute Jakarta - Palabuhan Ratu - Ciwidey - Jakarta. Lumayan untuk 4 hari di jalan dengan cuaca yang masih kurang menentu. Padahal biasanya di awal tahun, kami memiliki kebiasaan untuk liburan bersama dengan anak-anak, terutama karena di awal tahun Abang Bo biasanya masih ada di Indonesia sebelum kembali pulang ke Wellington, Selandia Baru.
Bismillahirrahmanirrahim, kami pun berangkat di hari Rabu siang menjelang sore. Cuaca sudah mendung - mendung hujan dan kelabu memang. Kami sudah bersiap dengan kondisi ini karena memang waktu yang terbatas membuat kami tidak punya banyak pilihan untuk menunda waktu liburan ini.
Dengan cuaca hujan, kami menempuh perjalanan kurang lebih 6 jam dari Jakarta ke daerah Pelabuhan Ratu. Nanti kita share cerita yang bagian itu, karena saya mau fast forward ke tempat menginap kita di Ciwidey. Boleeeh yaaa...
 |
| Welcome to Kasturi Cottage Ciwidey |
Kasturi Cottage Ciwidey adalah salah satu resort yang kami coba di area Ciwidey. Ini kali pertama saya datang ke Ciwidey bersama The Frakarsas. Biasanya suami yang bolak - balik ke daerah sini karena sering trip dengan group MTB atau down hill-nya.
Penginapan ini menerapkan prinsip syariah dan menawarkan berbagai tipe penginapan. Saya mendapat 1 kamar tidur cottage yang bisa menampung 4 orang, tipe Rose 2. Ada beberapa tipe kamar lainnya yang juga bisa menampung lebih banyak orang.
Kamar yang kami dapatkan seharga Rp 1.500.000 per malam. Lumayan juga untuk ukuran glamping dan sebenarnya fasilitas kamarnya juga biasa saja. Mungkin karena sedang libur panjang ya sehingga high demand dan banyak yang mencari kamar di tanggal serupa.
 |
| the reception area.. |
Kamarnya sendiri terdiri dari satu ruangan dengan 2 tempat tidur ukuran queen yang bisa menampung 2 orang per tempat tidur. Kasurnya busa dan buat yang memiliki masalah dengan punggung, kasur ini tidak nyaman, karena tidak ada penyangganya. At least that's what my hubby and I felt. Bantal, linen dan selimut tersedia, cukup bersih dan sepertinya masih terbilang baru. Selain kamar dan tempat tidur, kamu juga menikmati TV ukuran 32 inch sepertinya dengan saluran TV lokal yang tidak banyak. Selain itu, terdapat juga rak TV dan rak kecil di antara tempat tidur, serta dispenser dengan fungsi air panas dan air dingin. Saat kami datang dispenser belum ada galon airnya.
Ada kamar mandi ukuran sedang dengan WC duduk dan pemanas air. Air ditampung dengan bak plastik yg ukurannya disesuaikan dengan ruangan. Air dari keran agak berwarna kecoklatan, jadi seperti kurang bersih. Waktu buka air hangat, terasa sekali bau besi atau metal, jadi kurang nyaman dan tidak sehat untuk dipakai sikat gigi, cuci muka atau bahkan mandi. Saya sempat membuka keran cukup lama untuk mencoba menghilangkan bau besi ini tapi tidak begitu terbantu walaupun memang agak berkurang baunya.
Tidak ada kopi, teh, atau gula gratis di kamar. Handuk juga belum tersedia saat kami datang. Saat saya minta untuk 4 orang sesuai kapasitas kamar, kami hanya mendapat 2 handuk.
Untuk sarapan, kami hanya dapat 2 juga, bukan 4 paket. Sarapan diantar ke kamar masing - masing. Saya sempat WA ke admin agar bisa mendapat sarapan agak awal karena kami harus berangkat lebih pagi juga.
 |
| breakfast for 2 - Nasi kuning dengan lauk telur, bihun dan tempe manis |
Di sini ada kolam renang. Kami memutuskan untuk tidak berenang karena airnya terlihat kurang bersih. Saya tidak bisa melihat dasar kolam renangnya. Padahal kolam renangnya besar, bagus dan ada perosotan untuk anak - anak. Ada tempat ganti dan toilet juga. Tidak ada informasi berapa meter dalamnya kolam. Semoga next time bisa ditambahkan oleh pihak manajemen untuk alasan keamanan. Saya tidak melihat counter untuk meminta handuk berenang. Mungkin ada tapi saya tidak melihat.
Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan seperti memanah, berkuda, ATR dan sepeda air. Semuanya dengan biaya tambahan lagi ya dan ada beberapa pilihan. Untuk berkuda misalnya, yang sifatnya fun ride atau hanya 3 putaran biayanya hanya Rp50.000,-
Saya juga lihat ada taman kelinci, di mana anak - anak bisa bermain langsung dengan kelincinya. Saya tidak tau apakah harus bayar extra untuk itu atau tidak.
Ada juga petik sendiri strawberries. Tapi saat kami melihat pot - pot strawberries-nya, isinya hampir kosong, kecil - kecil dan agak pucat atau mungkin baru dipanen sehingga tidak banyak.
Di sekitar area ini, tersedia lahan parkir yang cukup banyak.
Beberapa tempat aksesibel tapi beberapa kamar ada steps atau tangga yang harus dilalui sehingga tidak nyaman untuk pengguna kursi roda. Semoga next time ada ramps yang membantu pengguna kursi roda untuk mengakses tempat ini.
Well, that's a little story I have for Kasturi Cottage and Glamping in Ciwidey.
Hope to see you around on the next adventures.
Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
No comments:
Post a Comment
Welcome! Thanks for visiting My Purple World. I am delighted to have you all here in my blog.
If you like what you read, feel free follow this blog through the button on the right side of the blog and hope you can leave some comments too. Nevertheless, all comments with direct links will be deleted.
Terima kasih sudah mampir ke blog aku ya. Selamat menikmati dan semoga suka. Komentar akan sangat dihargai, tapi link hidup dan spam akan langsung saya hapus ya.
Happy Blogwalking and enjoy 😘