Thank You, 2020

Thank you, 2020

Thank you, 2020! 

 The year 2020 has been very special to each and every one of us.

This is the year when we witness the unprecedented global crisis which significantly change our lives in so many facets. 2020 has been the year of changes, adaptations, set backs, fear, disappointments, challenges, as well as new adventures, inventions, out-of-the-box ideas and survival. No words can describe it completely as it is really a mélange of emotions and reactions, something that perhaps, we have never thought or done before. 

 Some might say 2020 is so blurry. There is so much fear confusion, so many uncertainties, so many doubts. So many unanswered questions. Disinformation, misinformation, hoaxes tinted the year like mushrooms in rainy days. There are times when I really hate to see my phone or TV and read or hear the news there. The world and the future look bleak. Frustrating. 

Traveling stops. Offices close. Schools and works start from home. Businesses collapse. Jobs lost. Hospitals and medical personnel are overwhelmed. Family gatherings are avoided if not forbidden. The list goes on and on and on. 

Yet as times go by, we learn to make peace with this chaotic circumstance. Health protocol is introduced and strongly recommended, if not obliged. Masks are our primary necessity, something we cannot leave home without. Hand sanitizers are always within reach and cleaning hands properly are taught again through various channels and platforms. Never we realize before how basic good habits can save lives! 

put on your mask!


Then all of us become digital nomads. We might move here and there or stay at home but we are more connected than ever. Virtual meet-ups and gatherings are on our daily schedules. Shopping, grabbing our favorite munchies and food & beverages, as well as other supplies are done electronically as well. Life is indeed recalibrated! Well, in short, so many things happened, so many changes occurred, so much love and faith embraced. Yet still so much to be grateful for! All those bleak pictures from COVD-19 pandemic also bring about various opportunities and new advantages. 

Kalau bicara tahun 2020, rasanya memang nano - nano banget ya. Saya masih inget saat di awal tahun 2020, kita semua penuh semangat dan rencana baik, yang nyatanya memang harus disimpan dulu untuk kesempatan lain karena ada COVID-19 yang tiba - tiba mampir dan sekarang masih betah bersama kita semua. Saat di awal bulan Maret kasus pertama COVID-19 di Indonesia diumumkan secara resmi, kita semua bertanya – tanya apa yang sebenarnya terjadi dan kita harus berbuat apa. Kita resah dan gundah karena perubahan yang harus dilakukan tidak selamanya mudah dan memerlukan pengorbanan. Kita dicabik dari kebiasaan selama ini dan 'indahnya' dunia nyaman yang kita lakoni setiap hari. Kita harus memilih untuk tetap di rumah agar sehat, selamat dan hidup atau menuruti nafsu, menafikan keadaan dan egois turuti tabiat bersosialisasi kita yang tidak selamanya penting dilakukan. 

a little break for our family during the pandemic


Buatku, ini bukan pilihan yang mudah, kawan. Terbiasa living in a fast lane, kalau kata orang - orang di film, membuat aku sangat terbiasa sibuk, mobile, traveling ke sana kemari, dan bertemu dengan orang banyak. Saat semuanya harus dihentikan, aku sempat limbung. Lalu kesal, marah dan protes. Tidak terima dengan keadaan yang memaksa kita harus menghentikan gaya hidup kita di era 'old normal'. Walaupun, in the end, tentu saja akal sehat (dan peringatan konstan dari suami tercinta) membuatku memilih untuk #dirumahaja. Sungguh hashtag juara yang mengubah hidup kita di tahun 2020 ini.

Dan ternyata aku bisa jadi orang rumahan!

Aku bisa 'mengikat' my itchy feet untuk sementara waktu dan memaksimalkan apa yang bisa aku lakukan di rumah. Bersama orang - orang tercinta dan terdekatku. Dan amboi... nikmat sekali ternyata rasanya, kawan. 

Masak bareng dengan anak - anak. Bangun tidur pagi di samping my munchkin tanpa gedubrakan dan jejeritan bergantian mandi dengan anak-anak karena ngga mau terlambat ke kantor (karena resiko terlambat adalah gaji dipotong). Menikmati lentiknya bulu mata anak - anak saat mereka tidur. Sholat berjamaah setiap saat dan mengirim doa untuk mereka yang kita cintai.  Bersimbah keringat membongkar gudang dan mengeluarkan barang - barang yang tidak lagi diperlukan. Bercanda bareng tiga kucing Persia gemes yang ada di rumah. Menamatkan semua buku koleksi yang lama tergolek manis di lemari buku. Melihat dan menikmati kenangan perjalanan hidup lewat foto dan video yang menumpuk di external hard disks. Menikmati liburan berempat ke tempat cantik di tanah air. Mendapat kawan baru dari berbagai platform digital dan komunitas keren yang aku ikuti. Bahkan mendapat apresiasi dan terpilih sebagai Guiding Star Google Local Guides di bulan Desember lalu. Itu, kawan, hanya sebagian kecil dari nikmat-Nya yang luar biasa di tengah pandemi untukku dan keluargaku. 

honored to be one of the Google Local Guides Guiding Stars 2020 

Proud to be Google Local Guides

Untungnya, seiring dengan waktu, kita melakukan begitu banyak perubahan dan penyesuaian. Awalnya untuk bertahan hidup, namun kemudian kita merasakan kenyamanan dan kepraktisan dari gaya hidup baru ini. Meskipun awalnya kita merasa 'kalah' dengan pandemi ini, tapi sesungguhnya kita meraih 'kemenangan' dalam banyak hal, termasuk memberi momen - momen berharga yang tidak akan kita nikmati jika pandemi tidak melanda. Kita justru terbuka mata dan hati akan indahnya dunia yang berbeda dari yang telah menjebak kita selama ini dengan kesemuannya. And for that, my friends, I can never thank my Rabb enough.

Stop! Pause! Postpone! Recalibrate! Revive! 

Mungkin itu cerita kita di tahun 2020. 

Dan bukan tanpa konsekuensi or drama karena banyak dampak buruk yang harus kita alami dari pandemi. 

But hey.. we’re re still here. Insya Allah safe and sound! And as long as we hold on to our hope, faith and love, life in 2021 should be brilliant! 

Percayalah, nikmat-Nya tidak akan berhenti hanya karena pandemi. So, be grateful!

Here’s to the new year glittered with hope, health, happiness & prosperity! 

Bismillahirrahmanirrahiiim..

27 comments:

  1. sebenarnya kondisi seperti ini yang paling kasihan tu anak2 ya mbak, karena seharusnya anak2 tu banyak kegiatan di luar, memang waktunya mereka belajar eksplor, tapi terpaksa diam di rumah saja

    ReplyDelete
  2. semangat terus mbak semoga di tahun 2021 keadaan dunia membaik dan kita juga makin bahagia

    ReplyDelete
  3. 2020 definitely so special for everybody in the world ya mba, include me. I have to stop my traveling, all canceled, sad, but that choice is the best for me. Hope 2021 will be better and we can enjoy our life freely, aamiin

    ReplyDelete
  4. Selamat tahun baru mbak Indah, semoga apa yang diharapkan tahun ini bisa tercapai ya mbak.

    ReplyDelete
  5. selamat tahun baru 2021 mbak Indah dan keluargaa, semoga di tahun yang baru ini segala sesuatunya bisa lebih baik lagi yaaa, semoga kita semua diberikan kesehatan serta keselamatan juga, amiiin

    ReplyDelete
  6. hehe nano nano rasanya ya kak, tapi aku menikmati banget setiap moment sepinya kota jakarta, bahkan saat tahun baru kemarin.

    ReplyDelete
  7. selalu ada hikmahnya yaa mba, karena banyak di rumah jadi ada keseruan bersama keluarga yang bisa digali lagi

    ReplyDelete
  8. Setuju banget, Mbak. Saya merasa 2020 tuh tahun bersama keluarga. Melimpah banget kebersamaannya. Memang bukan berarti selalu mulus. Tetapi, saya bahagia menjalaninya

    ReplyDelete
  9. Semoga tahun 2021 lebih baik dari 2020, tapi memang banyak mendapat berkah dan pelajaran berharga ya, semangat terus!

    ReplyDelete
  10. Melewati 2020 emang ga mudah semoga tahun ini semuanya membaik dan corona hilang

    ReplyDelete
  11. Barokallah ya Mba iNdah, kita perlu mensyukuri apa yang sudah jadi ketetapanNya. Hepi new year dan keluarga ya Mba Indah. Semoga kita menjadi lebih baik dari sebelumnya aamiin

    ReplyDelete
  12. mba aku jadi inget Darell juga pernah bikin poster tentang Covid-19 juga, tugas dari sekolahnya

    ReplyDelete
  13. Abis baca tulisan kak Indah, adeemm hatiku.
    Selama ini bergejolak karena awalnya dirumahaja ini bener-bener "aneh". Biasanya tiap pagi uda pada gruduukk, berangkat sekolah. Kini mesti menyiapkan secara online.

    Tapi lalu bersyukur.
    Semakin banyak kelas belajar yang bisa diikuti secara online.

    Pandemi 2020 memang super nano-nano rasanya.

    ReplyDelete
  14. semangat mbak, 2020 berat bagi kebanyakan orang, tapi kalau mind set kita selalu positive, pasti kita memetik hikmah dari semua kejadian di 2020 ya mbak :)

    ReplyDelete
  15. mbak btw keren banget bsisa dapet anugerah gitu dari local guide google, udah level berapa ya mbak indah? wkwk jadi kepo iniiihh

    ReplyDelete
  16. Syukurlah kita akhirnya bisa melalui tahun 2020. Semoga kita semua tetap kuat dan bisa melalui tahun 2021 ini dengan lancar, sehat2 terus. amin.

    ReplyDelete
  17. Tulllss mbak.. Smangat smangat sambut tahun 2021 be the best be power.. Smoga slrlau dalam jalan Tuhan.. Dan makin disayang🥰

    ReplyDelete
  18. Bismillaahh,, tetap optimis dengan harapan dan doa-doa baik di tahun ini, Mba In.

    Bagiku sendiri, 2020 supeeer nano-nano karena menjalani kehamilan ketiga. Awal-awal tuh ingeeet banget yang suruh stay di rumah 14 hari, mikirnya bisa laah 14 hari doang mah. Mana ada pikiran kalau bakalan selama iniiii. CRY T_T

    ReplyDelete
  19. Tahun 2020 memang ga pernah terpikirkan ya ada corona tapi dibalik itu semua pasti ada hikmahnya. Semoga tahun 2021 kita semua sehat dan bahagia selalu.

    ReplyDelete
  20. Setuju mbak, walau bukan berarti bersyukur atas penderitaan yang dialami orang banyak saat pandemi ya, tapi memang ada banyak hal yang bikin aku jadi lebih mengenal diri sendiri. Hal-hal yang ga ku sangka bisa ku lakukan, jadi "bisa" walau awalnya terpaksa hehehe....

    ReplyDelete
  21. semoga tahun 2021 ini akan menjadi tahun yang lebih baik ya mbak. 2020 bagiku merupakan tahun yang penuh kejutan...

    ReplyDelete
  22. Go corona! Setuju aku dengan gambar adek hehehe
    sudah setahun ya mba Indah, nggak nyangka kita. Semoga hari baik dan kesehatan di 2021 makin lebih baik

    ReplyDelete
  23. Sudah bisa berdamai sih mam dengan kondisi selama pandemi ini. Tapi tetap lebih pengin semua kembali ke jaman normal dulu. Mengembalikan hakikat manusia yang hidup sebagai manusia sosial yang bertemu secara tatap muka, enggak lewat koneksi inet. :)

    ReplyDelete
  24. Tahun 2020 kemarin sebenarnya malah kita punya banyak waktu dengan keluarga ya mama Bo. Yang anak-anak biasanya di asrama kemarin itu berbulan-bulan di rumah

    ReplyDelete
  25. Tahun 2020 tuh tahunnya manusia harus bisa beradaptasi dgn new normal kalo mau survive. Inconvenient of course to wear a mask in everywhere we go. But for rhe sake of our own life, we must be. Semoga tahun 2021 kita semua diberi kelancaran ya 🙏

    ReplyDelete
  26. Iyaaaa bener banget mba Indah, banyak yang harus disyukuri di 2020, banyak pelajaran baik yg tersembunyi dibaliknya. Semoga 2021 membaik dan kita bisa kemana lagi untuk meluaskan rasa syukur sebagai hambaNya. aamiinn.

    ReplyDelete

Thanks for visiting My Purple World. I am delighted to have you all here :D....
If you like what you read, feel free follow this blog through the button on the right side of the blog and hope you can leave some comments too. Nevertheless, all comments with direct links will be deleted.

Terima kasih sudah mampir ke blog aku ya. Selamat menikmati dan semoga suka. Komentar akan sangat dihargai, tapi link hidup dan spam akan langsung saya hapus ya.

Happy Blogwalking and enjoy 😘