Misty water-colored memories....


Memories...
Light the corners of my mind...
Misty water-colored memories...
Of the way we were...

Barbara Streisand yang syahdu menyanyikan lagu The Way We Were mengalun lembut di mobil.

"Sudah sampai ma....
Ayo, les enfants....turun semua. Pelan-pelan, liat mobil yaa buka pintunya,"  seru my munchkin, my hubby.

Akhirnya sampai juga :)

There we were... 

Jl. Way Sungkai No.6 BBL Pahoman Bandar Lampung.

Senyum saya langsung merekah...hati pun menghangat saat melihat bangunan yang begitu akrab di mata dan hati.

Rumah sederhana itu tetap tegap berdiri diapit bangunan mewah di kanan kiri dan depannya.

Rumah yang menyimpan kenangan kecilku yang penuh warna, penuh cinta dan penuh cerita.

Aah, betapa saya merindukannya...

And it throws me back to my old days...

Perlahan sayup-sayup suara radio BBC London pagi-pagi membangunkanku... rutin setiap pagi, dengan kokak, panggilan sayang kami untuk kakek, yang hikmat mendengarkan ulasan dari berbagai pelosok dunia.

Terbayang senyum almarhum papa yang terkembang setiap saya, Ari dan Ajay, adik-adikku, pulang dari sekolah. 

Wangi harum tempe goreng dan sayur sop yang mama masak di dapur, tidak jauh dari ruang makan keluarga yang jadi favorit kita. 

Juga minyak gosok hangat yang kerap dipakai nenek, yang jago refleksi, untuk memijat kaki kokak, panggilan sayang kami untuk kakek tercinta.

Tidak ketinggalan gonggongan hoki, anjing  kesayangan kami, yang berbulu hitam lebat dan selalu menyalak riang jika kami mengajaknya bermain. 

Tuhan... Hati ini masih terus mengajakku memutar masa-masa penuh kenangan ini. 

Satu demi satu mozaik memoriku muncul, sweetly chocking me...menyesakkan dada..

Pertama kali naik sepeda BMX dan sukses nggusruk dengan si bungsu Ajay. 

Main di gorong-gorong tersembunyi di balik hutan bambu yang rindang di pojokan jalan. 

Belajar main gitar dengan papa.. Sampai jari kapalan, berdarah-darah dan tetap segitu-gitu aja mainnya.

Diapelin pertama kali oleh pacar dan malu- malu ngobrol di teras depan..... Tak lupa bawa gorengan 'persembahan' untuk orang rumah alias tante-tanteku yang kepo tidak kepalang :)

Kala lebaran yang hiruk pikuk dengan saudara-saudara sepupu dari berbagai daerah dan harap-harap cemas menunggu angpau dari tante, om, wa dan siapa saja yang berbaik hati. Berbagi tempat tidur, menghampar di lantai.. Cekikikan hingga malam ngomongin NKOTB yang kondang sejagad raya kala itu :).

Mengerjakan gapura bambu rame-rame dengan teman-teman penggalang grup Anggrekku untuk Jambore Daerah tahun 1991, bermodalkan teh manis dan mie instan. What a day...masih kebayang kami akhirnya menyelesaikan gapura itu lewat tengah malam :p. 

Then....Mata yang mengerjap takjub mendengar cerita seru kokak dan nenek melawan Belanda dan Jepang di masa penjajahan, sambil membolak-balik koleksi buku ensiklopedia dan buku-buku bersejarah lainnya.

my favorite corner..yang penuh dengan buku koleksi kokak...tak heran sejak kelas 2 SD saya sudah menggunakan kacamata minus 1.5 :)
Saat bersimpuh pada-Nya, mohon petunjuk ketika akan meninggalkan pekerjaan dan mengadu nasib dengan jutaan calon PNS lainnya.

Ketika saya dan suami mengikat janji, for better or worst, akan bersama mengarungi kehidupan kami yang baru, dalam pesta kebun di rumah yang bernuansa (surprise surprise..:)) ungu, dari ujung ke ujung.

Dan juga saat papa menghembuskan nafas terakhirnya, meninggalkan kami semua...menuju surga-Nya.

"Mah, itu nenek tanya kamu.. Kapan berangkat? Lagi ngelamunin apa sih? Selidik suamiku, melihatku menerawang sambil menghela nafas panjang.

Di hari-hari penghujung sebelum kami berangkat ke New York, kami memang menghabiskan waktu di Lampung, tanah kelahiran tercinta saya dan Rudi, my munchkin.

Dan kami tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengunjungi rumah ini.

 Tempat saya menghabiskan masa kecil penuh warna, sambil bercengkerama dengan nenek dan tante yang kini menjadi penghuni setianya.






piano ini..dan lukisan senja yang indah...masih akan terus menanti kami...Bo posing in my childhood house..

Truly a place to remember ..... that I'll never forget.

Dan saya yakin, saya akan akan selalu kembali.. Dengan rindu yang membuncah, di tempat yang akan selalu menanti hangat di sudut hati.



28 comments:

  1. keren mak..tulisannya mengalir membangkitkan rindu saya juga pada kampung halaman,pada rumah nenek tempat saya dibesarkan dan rumah ibu saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih maaak...saya jadi kangeeen berat juga dengan rumah :D...resiko tingal jauh..

      Delete
  2. Mak Indah dirimu keren sekali. Sedari kecil sudah suka baca buku. Tempat kenangan memang sangat mengesankan ya Mak. Tak kan pernah terlupakan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mak Prit..bukan keren, tapi hobi aja....bener mak, setiap sudutnya menyimpan cerita, yang akan selalu saya kenang...

      Delete
  3. bukunya tebel-tebel mak, kayak kamus :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak, memang ensiklopedia...really help me out, terutama untuk bahasa inggris saya...favorite saya adalah buku benda-benda seni di Istana kepresidenan..yang dikeluarkan jaman pak karno...

      Delete
  4. ini jadul bgttt tp kerennn mak....g ada yg lbh indah dr tempat yg mnyimpn byk kenangan.aplgi rumah ms kecil... ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa....asli jaduuuul abis...but never forget...

      Delete
  5. Rumah kenangan masa kecil saya itu rumah kakek nenek di Pringsewu, Lampung. Sayang rumahnya sekarang sudah tidak ada, karena tanahnya dibeli bank BRI, jadi bangun rumah pas di belakangnya. Tapi tetep suka ada rasa kangen-kangen sama rumah jadul itu. Way Sungkai sebelah mana ya hi hi. Ada Way Sungkai, Way Ngison, seputaran situ klo ga salah ada beberapa yang pakai Way. Deket-deket MTS ya Mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini deket cafe diggers mak...di depannya RM apa yaa...sebelahnya de coffee, persis seberangnya...rumah paling tuaaa deeh :D..

      Delete
  6. whuaaaa buku2nya pasti jadul banget itu ...mupeng.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mak irul...itu koleksi paling berharga :D...di bawah bendera revolusi juga ada..habis gelap terbitlah terang...multatuli...buku2 jaman kecilku...

      Delete
  7. Maaak email aku ya nama alamat lengkap plus kode post.. Aku ada post card dari yogya atau surabaya tempoe doeloe. Ke ununtriwidana@gmail.com ntar kasih keterangan mau yang mana

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak nunuuuu....email ke indahnuria@gmail.com juga okeee...kalau mau aku kirimin kartu pos dari new york :D..

      Delete
  8. The Way We Were juga salah satu lagu favoritku mbak :D

    ReplyDelete
  9. Ooo, pernah merasakan malu-malu juga ya, Mama Boo. :D

    ReplyDelete
  10. ooh mbak Indah dulu tinggal di lampung ya

    ReplyDelete
  11. Ihik ihik ... aku jadi inget kampung halaman ku, sukses di NY yaa kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. ihiiks jugaaa...kangen selaluuu...main-main ke siniii dooong :D..

      Delete
  12. What a..... aaahh aku jd pingin mudiik ke Lampuunggggg. Huhuuu...
    Makasih ya sdh ijutan GA ku.. makasih sdh berbagi cerita, makasih udah sukses bikin inget rumah kenangan. Sukses selalu utk muu

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasiiih sudah buat GA..makasih sudah mampiiir....mak Noe...sukseees juga yaaah...

      Delete
  13. Selalu enak baca tulisan mak indah, mengalir... sukses di NY and sukses ngontes GA nya :)

    ReplyDelete
  14. Huhuuuyy...untunglah aku hingga kini masih tinggal di rumah kenangan masa kecilku :) tak jemu2 mengingat segala kisah yg berlangsung di tiap sudut rumah. Mulai dari masa kanak2 hingga kini gantian membesarkan anak2 di rumah itu juga :)

    Terima kasih sudah meramaikan GA ini Mama Bo, good luck :)

    ReplyDelete
  15. selamat ya mbak sudah menang, sukses teruss :)

    ReplyDelete

Soooo happy to have you all here :D....
Thanks for visiting my blog and feel free to comment but all direct links will be deleted.

Link hidup akan langsung saya hapus ya.

Enjoy!