#MyItchyFeet: Marvelous trip to Kawah Putih

Udah 2014 niiiih....
Alhamdulillaaaah....

Traveling already?
My answer is yeeees "D...

First days of 2014 were officially opened with our family vacation... Yaaaay...

Kemana? Ngg jauh-jauh kook....
Liburan (tepatnya cuti siiih :D) awal tahun 2014 kami isi dengan perjalanan seru ke Bandung dan sekitarnya.
Kenapa seru? karena ada 3 keluarga yang ikutan :p..jadi total ada 13 orang yang sruntulan bareng :).

Sebenarnya siiih...kami berangkat ke Bandung dalam rangka menemani Bapak Udi yang akan main sepeda di Cikole dengan grup downhillnya. Jadi, berhubung mainnya hanya di hari Sabtu dan mama Bo et Obi sudah kadung ambil cuti, kami pun berangkat hari Jumat pagi. 

Btw, pasti teman-teman sudah sering juga kan ke Kota Paris van Java ini?

Short trip to Bandung proved to be so much fun with three families gathering together! Selain jalan-jalan ke tempat favorit, seperti jajaran FO di jalan Riau dan Setiabudhi (ini sih bukan jalan-jalan maaah :D..protes Bo), jalan Braga, Dago dan sekitarnya, dan bahkan berkopdar ria dengan emaks2 cantik di Bandung (miss yaaaa ladies....), kami beramai-ramai memutuskan untuk mengunjungi Kawah Putih.




Yuuup...Kawah Putih...

Udah pada ke sana? Kami belum...makanya kami penasaran :D.
Apalagi akhir-akhir ini banyak teman dan keluarga yang sudah ke sana...bahkan foto-foto cantik pun banyak beredar di mana-mana. Tambah penasaran deeeeh...


Malam sebelum kami berangkat, suami tercinta masih bolak-bolak tanya. Beneran mau jalan ke sana? Yakin? ngg takut kalau macet? Terus sampai sana yang dilihat kawah doang...Kenapa ngg ke A aja? atau B?

Walhasil, mama Bo et Obi makin bertekad bulat untuk dateng ke Kawah Putih #keukeuhjudulnya :D

Dan memang, menuju Kawah Putih penuh perjuangan... 
Pertama, perjuangan bangun pagi hehe... Soalnya teman-teman sudah memperingatkan kalau kesiangan bisa kena maceeet di jalan. Untungnya, Bo et Obi lumayan bisa diajak bekerja sama. Setelah dibujukin untuk 'berenang' di bathtub aja, akhirnya kami puuun siah pagi-pagi.

Bermodalkan online GPS (koneksi kudu kenceeeng! :D), kami menyusuri tol Kopo menuju jalan raya Soreang dan jalan propinsi Ciwidey. Jalanan lumayan padat  karena memang inilah jalan satu-satunya menuju Kawah Putih. Di sepanjang, kami banyak bertemu dengan delman yg sesak dengan penumpang.


one of the Delman or horse-drawn carriage..

Lama? Lumayaaan... Berangkat jam 9 pagi (kesiangan hihi..), kami tiba di TKP jam 11.15. 

Not bad, rite...

It took around 2 hours from Bandung and people said we were lucky as the trip might take even longer than 3 hours when the traffic was bad. 

Jalan santai dengan rombongan keluarga besar ini sepertinya diberkahi, karena 'cuma' 2 jam lebih sedikit sajaaa sodara-sodara :D. Dan menyenangkan lhoooo...

Along the way, our eyes were feasted by lovely green sceneries, cool and clean air, as well as straberries here and ther :D.. Quite a scenic view, I can say...



jalan yang hijauuuu...


Jalan berliku yang kami lalui benar-benar memanjakan mata. Sawah yang menghijau, jejeran sayuran yang rapi dan siap dipanen, ranum strawberries yang 'menggoda'...

Belum lagi udara segar...sehingga kami pun mematikan AC mobil (supaya makin cepet nanjaknya hehehe..) 

Di beberapa tikungan, kita bisa melihat lembah hijau di sekeliling Gunung Patuha, Bumi Ciwidey.

Cantik!



jempol mama et jempol Obi buat Ciwideeey :D..
green sceneries on the way to Kawah Putih...

And...we finally arrived!
Rameeeee aja ternyata ;p..



Alhamdulillaaah...langsung parkir, toilet break, dan off we went up to this lake.

Kita masih harus naik ke atas dengan mobil sendiri atau kendaraan umum alias si ontang anting (yang memang akan 'membanting' kita selama kurang lebih 20 menit  menuju puncak Gunung Patuha :D)





Kawah Putih, or literally translated as white crater, is indeed a misty volcanic lake with a breathtaking view...

Kawah Putih itself is getting more and more famous nowadays, so it tends to be packed with people, particularly in weekends.

There are two ways to get to the crater. 

First, you can park your car and pay the entrance ticket (Rp 15.000,- / person for local and Rp 30.000,-/person for foreigners - if I'm not mistaken) plus return transport with mikrolet (minivan - or locally called ontang anting :D) which costs you Rp 13.000,-/ person.


penampakan si ontang-anting...kepotong euuy :D..
senyuuuum sambil diontang-anting mikrolet :D..
Or secondly, you can drive your car to the top (around 20 minutes up the curvy road), pay Rp 150.000,- (USD 12) per car  plus entrance ticket per person as mentioned above.

Lumayan juga sih kalau mau membawa mobil sendiri naik ke atas, kecuali memang 1 mobil isinya rame. In our case, meskipun rame, kami memilih naik ontang-ontang, supaya dapet pengalaman yang lengkap dan otentik  #apasih :D.







Oh ya....You can even have a pre-wed photo session here..
It costs Rp 500.000,- per session :D.
I've seen on web  many beautiful pre-wed pictures taken here.









So....We decided to take 'ontang-anting' and it was quite an experience..
Once you arrive on top, you need to climb up then down to the crater. 

Selesai dibanting-banting , ternyata kita masih harus nanjak lagi euuy. Dari terminal ontang-anting, kita jalan agak menanjak menuju puncak, lalu turun ke arah kawah. Tidak terlalu curam dan ada anak tangga serta pegangannya, jadi lumayan enak naik dan turunnya.
Sebelumnya, foto duluuu di depan tulisan Kawah Putih yang rameee aja...pokoknya antri deh kalau mau foto di sini :D


ini lhoooo tulisannya...dan I don't who's in this pic :D..asal jepret ajaah..

I saw this little pool on the way up to the  crater...love the reflection here...

Tangganya lumayan juga lhoo..Tapi karena diselingi dengan canda dan foto2, ngg kerasaaa tuh naik turunnya :D..Bo et Obi pun asyik-asyik aja...

rombongan heboooooh ;D...


it was quite crowded at that day...

When we were there, it was very misty and cloudy. And I loved what I saw..
Misty volcanic lake, with turquoise water...sandy gravel and shady trees..



It felt...mysterious...yet captivating...


so serene...

We have been informed that as Kawah Putih is a volcanic lake, the smell of sulphur is definitely unafoidable. Therefore, you are advised to be here no longer than 15 minutes, or even less than that if you start feeling dizzy or uncomfortable.

When we were ther, it was drizzling, so the smell of sulphur was not that strong. 

Oh ya, buat yang mau ke sana...siap-siap saja dengan perubahan cuaca...karena waktu kami di sana, dari cerah, terus mendung, lalu mendadak kabut turun dan gerimis...So better be prepared...pakai jaket dan bawa payung :D..

If you are not comfortable with the smell of sulphur, make sure you bring the mask, or you can buy it here for Rp 5.000,- 

For sure, we didn't miss the chance to have some photo sessions here :D..



Bahkan ngg selesai-selesai hihihi...


my cousin Baried :D..

Obi et Om Ajay...

Besides the turquoise-color lake, you can also see the 'Dutch Cave' or Gua Belanda, which is used to be the sulphur mine during the Dutch and Japanese colonial time. It is no longer open though, as I assume it is dangerous to get in there due to the possibility of landslide.



Gua Belandanya ditutup...

you better know where you're goiiing...


They said there were several old graves that you can visit if you are interested. We skipped that part..

So, setelah kurang lebih menikmati sang kawah selama 30 menit, kami pun kembali ke tempat awal. Naik ontang-anting, turun ke parkiran bawah, sholat, ganjal perut sebentar dan kembali ke Bandung..

Don't worry about the food...banyak jajanan di sana :D...mulai dari bakso, mie ayam, gorengan, sampai nasi rames lengkap a la RM Ampera ada :D...Bala-bala dan cireng harganya sarebuan, chips 10.000,- , mie bakso 15.000, nasi rames tergantung lauk :D...Oh ya...strawberry super manis cuma Rp 35.000,' per kilo..murah kan itu (di jakarta mahal bangeeet...)


gorengan bu Aan...abis 4 bala-bala sayaaah...

soook, dipilih laukna....nyaam nyaaam...

bakso...everyone;s favorite...


It was a great place indeed...really worth a visit..

Rasanya saya mau balik lagi ke sana dan foto yang 'serius' :D...
Ada yang mau ikut?


Cheers..

Indahnya negeriku, viva MyItchyFeet :D...
ps: all photos are taken using my smartphone..

10 comments:

  1. komplit, nih, ulasannya. Saya pengen banget ke kawah putih, tapi nunggu ulasan komplit dulu :D

    ReplyDelete
  2. waa... saya blom berhasil juga ke sana... dan foto2 cantik mbak Indah sukses bikin saya makin penasaraaaan... hehe...

    ReplyDelete
  3. karena danau vulkanik gak boleh masuk ke dalam danau ya mbak? :O

    ReplyDelete
  4. Naik tangganya kayaknya lumayan tuh buat ngencengin otot paha :D

    ReplyDelete
  5. Waaaah pengen kesana lagi dan lagi mak.... seru banget ya... emang tempatnya bagus bgt buat foto2.. tuh apalagi yg ditulisan kawah putihnya... wuaaah ngatrii ya mak... hehehe...

    ReplyDelete
  6. Suka sama foto-fotony mak ... keren

    ReplyDelete
  7. Sering ke Bandung, tapi belum sekalipun ke Kawah Putih ini, momentnya selalu nggak tepat, hujan terus :(
    Jadi ngiler karena lihat foto-fotonya, harus ke sini lain kali.

    ReplyDelete
  8. Jempol nya Unguuuuuuu (salah fokus)
    Tuhh kn kl mampir ke blog mak indah kakiku makin gatel nehh.. Ayo tanggung jwb T-T

    ReplyDelete
  9. Foto berlatar tulisan itu emang antri ya Mak, aku waktu kesana juga gitu. Malah gak jadi berfoto karena kelamaan antri :D

    ReplyDelete

Soooo happy to have you all here :D....
Thanks for visiting my blog and feel free to comment but all direct links will be deleted.

Link hidup akan langsung saya hapus ya.

Enjoy!