#MyItchyFeet: Hola Espana: La Alhambra #2 Alcazaba


Sisa-sisa Alcazaba




Saya punya kebiasaan 'menyiksa' diri sendiri kalau lagi traveling..
Setiap melihat suatu tempat peninggalan bersejarah, terutama yang begitu kolosal, indah dan efek 'wow'nya tinggi, saya akan langsung sibuk mereka-mereka..

Bagaimana gedung ini dibangun...
Berapa banyak orang yang terlibat dengan pekerjaan pembangunan ini...
Bagaimana mereka mengerjakannya dulu saat teknologi masih belum semaju sekarang..
Siapa yang mendesain bangunan ini.....
Apa ngg pegel ya tangan dan leher buat pekerjaan tangan yang begitu rumit..
Rajanya galak ngg ya supaya bangunan-bangun indah ini selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama..
Warna kesukaannya Ratu apa ya? sepertinya ungu ..#maksadeh..

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu, meski kadang terdengar konyol, kerap kali terlintas. Tak terkecuali saat saya, Rudi dan Bo mengunjungi La Alhambra...Walaupun bukan ahli sejarah, apalagi ahli nujum, saya coba mengumpulkan cerita tentang Alhambra. Yah, tidak semua pertanyaan terjawab siiih, tapi paling tidak, I learnt many new things, particularly history, while traveling. Selain tentu saja menyalurkan energi #MyItchyFeet dan narsisme :p.

Inherited from the Hispano-Islam tradition, La Alhambra has stood the test of time as the perfect example of the golden age of Islam in Spain in the 12th century. Even some sources recorded that this complex was built far earlier than that (± 7th century), but the grandeur of Islam shone brightly during the reign of 

La Alhambra itself consists of several parts:
1. La Alcazaba, the fortress; 
2. The fortified Alhambra; 
3. The first Palaces which includes the Nasrid Palace; the Comares Palace; the Palace of the Lions; 
4. Charles V Palace; and of course 
5. The beautiful Generalife garden. 

A lot to see indeed :D....

So, wanna know more about La Alhambra?
Well...let me (try to) tell you the story..

La Alhambra, atau si benteng merah, nama aslinya adalah Qal'at al-Hambra. Sekarang, warnanya sepintas memang coklat kemerah-merahan...tapi duluuuu (katanya) aslinya berwarna putih :D. Kebayang betapa menonjolnya dan menterengnya kompleks ini di antara pepohonan hijau di sekitarnya maupun saat dilihat dari kota Albaycin dan Sacromento di bawahnya.

Awalnya, Alhambra dibangun untuk menjadi benteng militer.
Lho, kok benteng militer?  memangnya buat perang? Well, mungkin lebih tepatnya untuk mempertahankan diri.

Tidak heran memang...apalagi kalau melihat letak bangunan kompleks indah ini yang terletak sangat strategis, tapi cukup sulit untuk dijangkau. Dengan posisi di puncak bukit batu Sabika, dikelilingi sungai Darro serta hutan dan pegunungan, plus Sierra Nevada menjulang di kejauhan, La Alhambra memang terlihat gagah dan kokoh. Dan lagi, menjadi kerajaan Islam terakhir di wilayah Iberia pastinya tidak mudah...harus senantiasa siaga dari serangan musuh, baik dari jauh maupun dari dekat. Dan bangunan awal yang kerap diperkuat dan diperluas adalah kompleks La Alcazaba.

As I have previously mentioned here, kami tiba lumayan pagi di kompleks La Alhambra, sementara, waktu untuk masuk ke Nasrid Palace yang menjadi jantung keindahan Alhambra dijadwalkan pukul 14.30. So, keliling keliling, kami pun menyusuri bagian kompleks yang tertua, La Alcazaba.


Let us now start our mini tour to La Alcazaba, the Fortress..
Benteng perkasa ini memang menjadi bagian yang terlihat mendominasi kompleks La Alhambra. 
Satu kompleks lengkap yang bahkan menyerupai satu kota tersendiri atau kerap disebut sebagai Citadel. 



Alcazaba from above...luas dan terlihat kan bekas fondasi rumah dan bangunan kecil di sekitarnya...

Seperti gambar di atas, rumah dan barak yang dulunya digunakan oleh pasukan juga menjadi tempat penyimpanan senjata (Plaza de Armas) serta tempat latihan pasukan, termasuk pasukan elit penjaga Sultan. Sayangnya, saya tidak mendapat statistik mengenai jumlah pasukan yang ada. Pastinya banyaaaak yah..tempatnya aja besar begini.



Bapak et Bo at Alcazaba...

Kalau di peta terlihat berbentuk segitiga dan terdiri dari beberapa bagian juga, seperti Watch Tower yang berfungsi menara jaga, Homage Tower dan bangunan kecil pendukung lainnya. 

Saya ngebayangin beribu pasukan menempati kompleks ini, selalu bersiaga dan keliling kompleks naik kuda pakai baju zirah.Di satu bangunan, ada yang menempa pedang, di sisi lain ada yang lagi masak buat sekompi.#kebanyakannontonfilm. Duuh :D..





Kami bertiga harus memanjat tangga yang lumayan tinggi untuk mendapatkan 'birds' eyes view' dari Watch Tower...and the scenery was breathtaking indeed. Dari salah satu platform tinggi di Alcazaba, kami bisa melihat kota Albaycin yang cantik, dengan rumah-rumah khas Andalusia yang bertembok kapur putih dan coklat kemerahan.



posing at Alcazaba, with the city of Albaycin in the background...



Saat naik ke tower pun, kami begitu menikmati pemandangan sekitar.....cantik memang...


Albazcin dilihat dari salah satu tower Alcazaba....cantik yaaa,...


Kamera kami pun rasanya tak berhenti mengabadikan pemandangan unik ini...padahal hari lumayan dingin di awal Januari, walaupun matahari bersinar cerah...



punten numpang narsis :D...

Jajaran bendera Spanyol,  Uni Eropa, serta 2 bendera lain yang saya ngg tau :)..




Semakin kami berkeliling, semakin terlihat betapa gagahnya benteng ini...


Dindingnya yang sudah berusia ratusan tahun pun tetap terlihat kokoh. Lagi-lagi saya bertanya, bagaimana ya membuatnya saat itu?

another side of Albaycin, dilihat dari Alcazaba...salah satu gereja tua di Granada terlihat jelas dari sini...

Sebelum masuk ke kompleks benteng, kami sempat foto-foto juga di Plaza de los Aljibes. Luas dan lapang, di bawah lapangan ini, terdapat cistern (atau dalam bahasa Spanyolnya 'aljibes' :D) yang juga luas dan menampung air yang menjadi kebutuhan seluruh kompleks ini.

Plaza de los albijes...di bawahnya terletak cistern atau tempat penampungan air yang mengaliri kompleks ini...

Bo was having fun jumping around in the plaza :D...



dinding kokoh Alcazaba...yang mengitari Alhambra, sekaligus menghubungkannya dengan Granada...



Well, benar-benar benteng yang menakjubkan....walaupun toh akhirnya kerajaan Islam ini tunduk, namun sisa-sisa kejayaannya tetap berdiri kokoh.

Kalau bentengnya aja semegah ini...bagaimana istananya ya?

the Wine Gate..pintu masuk kompleks Alhambra...

one of the details from Nasrid Palace...wanna see more? :D...






Penasaran ngg? 
I'll be baaaack yaaaa :D.....


p.s.: most photos were taken by my hubby, Rudi Frakarsa. Bo et I were faithfully and cheerfully taking active roles as models :D..




26 comments:

  1. Kereeen banget ya mak tempatnya,,, apalagi hasil foto2nya,,, aahh keren banget deh semuanya... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini memang peninggalan yang luar biasa...saya literally menganga saat ada di sana..

      Delete
  2. Seru banget mak, kayak di film-film kolosal sejarah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi...bener, saya juga banyak belajaaar...

      Delete
  3. Ihiikkss... Foto nya menyiksa ku mak... Pengennnn :(
    Btw rok ungu nya unyu bgt mak, bikin yg make makin cantik ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan maksud hati lhooo mak...ayo, biar semangaaat...rezeki ngg kemana maaak...rok itu favoritku hehehe..

      Delete
  4. suka lihat foto pemandangan kota yang dilihat dari towernya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mak...Albaycin memang terlihat cantik dari atas..setelha dideketin lebih cantik lagi hehehe..

      Delete
  5. I am the same way when I visit an old historical site. I want to know the story behind it.

    ReplyDelete
    Replies
    1. So true...rather, I was mostly intrigued, I bought books related to it :D..

      Delete
  6. WoW! cantiik.... *gelar tiker nunggu sajian selanjutnya.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa...segera yaa..istananya wooow banget soalnya #semangat sendiri..

      Delete
  7. Cantikk....
    mbak pernah ke Poitiers- Perancis?
    Kalo ada rencana ke sana, bisa tinggal di Gité du Grand Moulin yang bagus banget. Pemiliknya pasti senang banget jika diajak bernostalgila masa tinggal di Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum sempat ke Poitiers mba...moga2 ada kesempatan lagi...kebayang happynya si pemilik kalau ketemu orang Indonesia ya..kebanyakan gitu mba, jadi Indonesianis :D...

      Delete
  8. Ciamik reportasenya dengan dukungan image yang bagus pula.
    Peninggalan sejarah seperti ini harus dijaga agar tercegah kerusakan oleh ulah tangan2 jahil.
    Terima kasih kisah travelingnya
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih pakdhee..iya, semoga selalu terjaga...supaya tetap cantik..

      Delete
  9. Subhanallah... ciamikkk bgt. Smg suatu saat saya bs kesana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiin...moga-moga terkabul ya maak..cheers..

      Delete
  10. wah pemandangannya indah nian

    ReplyDelete
  11. Amaziing..
    pengen deh jalan jalan kesanaaaa..
    kapan ya? hehe

    ReplyDelete
  12. Huhuhu, keren banget..ah bikin mupeng kesana. wkwkwk kalau saya harus tidur dulu nih..sapa tau bisa kesana lewat mimpi..qiqiqi

    ReplyDelete

Soooo happy to have you all here :D....
Thanks for visiting my blog and feel free to comment but all direct links will be deleted.

Link hidup akan langsung saya hapus ya.

Enjoy!