Indonesia's Culinary Haven #1: Siomay

Indonesia is indeed a culinary heaven.
If you have tried Indonesian food, I think you will nod as well..

We are very proud of the richness of our authentice cuisines and delicacies :).

Come to Indonesia and you instantly spot many interesting and of course delicious, culinary destinations.

And todaaay..I feel the urge of eating SIOMAY :).
Have you tried Siomay before?

It might sound similar to shiumai that you can find in Chinese restaurant but Indonesian version is much more delicious. At least for me :)

Yuup..mendadak pengen siomay niiih judulnyaaa "_"









Yang enak, lembut, et ikannya kerasaaaaaa bangeeet...

Siomay is Indonesian steamed fish dumpling, served with peanut sauce. Sometimes, it is mixed with vegetables like steamed potatoes, cabbage and bitter gourd 




Kalau lagi di Lampung, I can just easily go to Pertiwi or Kolam Renang Pahoman to get a plate of yummy somay...yang 

Cemilan yang katanya asli berasal dari Cina ini ( tapi sudah heavily modified a la Indonesia :D, memang sudah jadi jajanan sehari-hari kita di Indonesia...

Mungkin di setiap pangkalan ada deh (at least di Lampung :D) et rasanya enak ;D..


Jadi inget masa-masa di Melbourne et Jenewa yang kalau mau makan somay harus usaha dulu :D. Kalo di Jenewa, mau makan siomay yah buat dulu, soalnya mamangnya musti diimport dari Bandung or Lampung, hehehe..


Sebenernya resep siomay tuh macem-macem, masing-masing punya resep sendiri-sendiri. Buat temen-temen yang tertarik, mungkin resep ini bisa dipraktikkan (tapi jangan tanya ukuran bahan2nya berapa gram ya, soalnya modal nyicip, hihihi...)

Well, this is the recipe that I usually use, particularly while we were in Geneve..


Wanna try?


Bahan dasar:

-          ikan berdaging putih (biasanya pangasius or yang sejenis), diblender
-          udang segar (dikupas kulitnya dan diblender)
-          bawang merah/bombay
-          bawang putih
-          garam, penyedap, dan gula secukupnya
-          kecap ikan kalau suka (untuk nambah wangi, soalnya ikan di NYC suka terlalu steril :D)
-          daung bawang jika suka, dirajang halus
Bahan campuran:
-          terigu dan sagu secukupnya
-          telur secukupnya (untuk campuran bahan dasar)
-          kentang
-          kol, dikukus sebentar supaya layu
-          tahu, dipotong segitiga, kerok isinya, lalu diisi
-          telur rebus
Bumbu kacang
-          kacang tanah, digoreng terus digiling halus (or serahkan kepada food processor :D)
-          bawang merah
-          bawang putih,
-          cabai
-          gula merah
-          gula pasir
-          minyak goreng
-          garam secukupnya

Semua bahan dasar dicampur dan dicicipi, kalo udah ok, ambil sedikit2 (kira2 200 gram gitu…kali…) terus dicampur dengan terigu dan sagu, kemudian telur terakhir..jangan terlalu banyak terigu dan sagunya (rasionya sama), jadi adonannya lembut dan tidak keras. Kalo mau ditambah dengan ‘aksesoris’ lain seperti kentang, kol, telor, or even pare, silahkan saja…
Kalau semua adonan sudah siap, tinggal dikukus deh sampai matang, terutama bagian tengahnya.
Untuk bumbu kacang,  setelah semua bahan bumbu diaduk, ditumis dengan minyak panas sampai tercampur rata et matang..


Selamat mencoba...

2 comments:

  1. Nah, ini jajanan sehat ya mak, tanpa minyak goreng, and sebaiknya tanpa penyedap mak :p

    ReplyDelete
  2. klo di tempat saya juga banyak yg home industry siomay mak, klo ada gerobak siomay braling..biasanya dr purbalingga. enak, gurih, anget, dan rasa ikannya bikin nagih :)

    ReplyDelete

Soooo happy to have you all here :D....
Thanks for visiting my blog and feel free to comment but all direct links will be deleted.

Link hidup akan langsung saya hapus ya.

Enjoy!