Remarkable Indonesian Traditional Fabrics @ the United Nations...#1

I just loveeee being Indonesian :D...

That's for sure....

Not only because of its breathtaking  landscape (Raja Ampat, Wakatobi, Bunaken, Bali, among thousands of others, ring a bell?), delicious food, friendly people, and unique social-cultural values, but also because of its gorgeous traditional fabrics...My oooh my....So many beautiful textiles originally and traditionally made in Indonesia and I can't wait to share it with you all... we have Batik, Tapis, Songket, Ikat, and sooo many others with their unique patterns and colors from all over Indonesia...

Hmmm, how should I start?

Perhaps by giving you all a 'teaser'...how Teluk Belanga, Ikat, and Batik have colored the United Nations Human Rights Council meeting in 2010, up until now....

Check it out....

Giving statement wearing Teluk Belanga and Palembang Songket? why not....Ambassador Djani as UNHRC Vice President , Ambassador Percaya and me @ the 13th session of the UN HRC...

Batik and Songket are beautiful addition to the UN...

In my Encim Kebaya and two-tone beaded-Batik (unseen) with dear friends from Uruguay, 2012...


Green for 2011.....

Here's the press release, by the way...and it's in Bahasa Indonesia :D...




Colorful UN Day in Geneve...Me with Miss Navi Pillay, High Commissioner for Human Rights, Ambssador DIan Triansyah Djani, Ambassadors of Egypt, Norway, and Algeria, as well as colleagues from Bahrain, Saudi Arabia, Egypt, and Bolivia
Sidang Dewan HAM PBB ke-13 pada tanggal 4 Maret 2010 telah merayakan "Cultural Day" untuk menjunjung keaneka ragaman budaya dan tradisi multi-nasional. Perayaan ini ditandai dengan pemakaian pakaian/atribut nasional, tradisional dan kebudayaan oleh seluruh delegasi negara-negara anggota PBB.

Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Duta Besar Dian Triansyah Djani, sebagai Ketua Delegasi RI (Delri) dalam Sidang DHAM ke-13 telah mengenakan pakaian Teluk Belanga beserta atribut Peci. Sementara anggota Delegasi Indonesia lainnya mengenakan Batik dan Tenun Ikat.

Duta Besar Dian Triansyah Djani, disela-sela persidangan, menyatakan bahwa "Acara Cultural Day pada hari ini merupakan acara yang signifkan bagi Dewan HAM PBB sebagai bentuk penghormatan kepada kebebasan ekspresi budaya, serta untuk mendorong dialog dan toleransi antar-budaya dan antar-negara". Selain itu, Dubes Djani juga mengatakan bahwa acara ini juga merupakan momen yang tepat bagi promosi budaya Indonesia dengan memamerkan kekayaan busana Indonesia melalui Batik, Teluk Belanga dan Kain Ikat. Usai persidangan dilanjutkan dengan acara resepsi dimana PTRI Jenewa telah turut menyumbang makanan khas Indonesia.
Di sela-sela persidangan, sejumlah besar Duta Besar dan anggota delegasi negara sahabat, telah menghampiri Delegasi RI seraya mengagumi pakaian nasional Indonesia dengan menyampaikan pujian: ?What a splendid display of cultural heritage and richness.?

No comments:

Post a Comment

Soooo happy to have you all here :D....
Thanks for visiting my blog and feel free to comment but all direct links will be deleted.

Link hidup akan langsung saya hapus ya.

Enjoy!